PERHATIAN : Jika mengkopi berita-berita dari Website BATAKPOS harus menyebutkan sumbernya : www.batakpos-online .com .   Terima Kasih

 
Home arrow SUMATERA arrow Buruh Hotel Soechi Paksa Masuk Balaikota Medan
Buruh Hotel Soechi Paksa Masuk Balaikota Medan

 

Medan, BATAKPOS

Setelah mengancam melompat dari atap gedung DPRD Medan beberapa hari lalu, Purwanto Ketua Serikat Pekerja Mandiri (SPM) Hotel Soechi International Medan memimpin aksi demonstrasi karyawan hotel tersebut di halaman Kantor Balaikota Medan, Senin (8/3).

Sebelum sampai di halaman Balai Kota Medan, puluhan massa karyawan yang selama delapan bulan terakhir melakukan aksi menginap di depan Gedung DPRD Medan karena menolak PHK sepihak manajemen Hotel Soechi Medan tersebut dilarang masuk Satpol PP. Namun, karena terus mendesak akhirnya mereka berhasil masuk hingga ke halaman gedung.

Dalam orasinya, massa mendesak agar Pemko Medan tidak tinggal diam dan seperti membiarkan kasus ini belum terselesaikan hingga berbulan-bulan.

"Kami menuntut kepedulian Pemko Medan yang semestinya malu karena tidak bisa menyelesaikan masalah ini," kata Purwanto dalam orasinya.

Selain menuntut perhatian Pemko Medan, pekerja Hotel Soechi juga mendesak agar Pj Walikota Medan H Syamsul Arifin demi penegakan hukum dan kesejahteraan buruh supaya meninjau kembali kelayakan dan kepatutan Hotel Soechi Medan yang telah nyata-nyata  tidak patuh terhadap hukum yakni dugaan tindak pidana ketenaga kerjaan tentang penghalangan berserikat. Hal ini bertentangan dengan UU No 21 Tahun 2000 Pasal 28 tentang Serikat Pekerja yang intinya siapa pun dilarang menghalang-halangi atau memaksa pekerja untuk membentuk atau menjalankan kegiatan serikat pekerja.

Menanggapi aksi pekerja ini, Asisten Kesos Pemko Medan Farid Wajedi yang menemui massa demonstran mengatakan, Pemko Medan tetap peduli dengan nasib pekerja di Kota Medan termasuk masalah karyawan Hotel Soechi yang telah berlangsung lama. Bahkan mereka selalu mendesak Disnaker Medan untuk segera menyelesaikannya. Namun, ia juga mengatakan, prosedur penyelesaiannya harus mengikuti aturan yang berlaku. dik

 
< Prev   Next >