PERHATIAN : Jika mengkopi berita-berita dari Website BATAKPOS harus menyebutkan sumbernya : www.batakpos-online .com .   Terima Kasih

 
Home arrow HORAS TAPANULI arrow PNS Harus Netral dalam Pilkada

Wakil Bupati Madina:

PNS Harus Netral  dalam Pilkada

 

Panyabungan, BATAKPOS

Dengan semakin dekatnya pemilihan kepala daerah,  pegawai negeri sipil (PNS) sebagai unsur aparatur negara harus bersikap netral dalam segala pengabdian profesionalisme. Demikian dikatakan Wakil Bupati Madina Drs Hasim Nasution saat melantik 33 orang pejabat eselon III di lingkungan Pemkab Madina, di Kantor Bupati Madina, Senin (8/2).

Dikatakannya, pada Undang-Undang Nomor 43 Tahun 1999, secara tegas disebutkan aparatur negara wajib memberikan pelayanan kepada masyarakat secara profesional, jujur, adil, dan merata dalam penyelenggaraan tugas negara, pemerintah, dan pembangunan.

"PNS harus netral dari pengaruh semua golongan dan partai politik serta tidak diskriminatif dalam memberikan pelayanan kepda masyarakat, hak politik PNS untuk ikut pemilu mesti dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Secara logika pilihan terbaik adalah kontestan yang memperjuangkan aspirasi rakyat dan pembangunan nasional secara utuh,dan pergunakanlah hak politik  tersebut secara baik untuk tercapai tujuan yang baik pula,"ajak wakil bupati.

Menurutnya, mutasi yang terjadi di lingkungan Pemkab Madina dilakukan untuk meningkatkan kinerja pemerintahaan dalan penerapan good governance yang tidak bisa ditawar-tawar lagi dan harus dilaksanakan pada era reformasi saat ini.

"Inti dan ujung dari good governance adalah perbaikan kualitas pelayanan publik dan peningkatan keadilan kesejahteraan rakyat dan tidak ada pemerintahaan yang bersih dan bebas dari korupsi apabila sistem manajemen pemerintahaan tidak ditata sesuai dengan prinsip-prinsip tata pemerintahaan yang baik,"tegas Nasution

Diungkapkannya, kualitas yang semakin baik dan meningkat akan memudahkan pendayagunaan aparatur negara dalam membangun sinergisme hubungan dengan elemen-elemen masyarakat lainnya untuk menerapkan good governance atau tata kepemerintahan yang baik terutama dalam peran steering, fasilitas motivasi pemberdayaan, dan regulasi untuk meningkatkan kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat.

"D idalam soliditas terkandung nilai-nilai keteladanan dan bertanggung jawab. Salah satu contohnya tentang kedisiplinan terhadap makna efesiensi, bagaimana menerapkan efisiensi diterapkan misalnya dengan menghindari salah satu alokasi dana, pencegahaan berbagai bentuk korupsi, disiplin penggunaan anggaran, alokasi waktu dan dana pelayanan publik dengan kerangka kerja kepuasan publik, yang mendukung tumbuhnya oto-aktivitas dunia usaha masyarakat serta stakeholder," kata wakil bupati.

Ke-33 pejabat eselon III di lingkungan Pemkab madina yang diambil sumpahnya di antaranya Drg Hj Bidasari menjadi Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Panyabungan, Drs M Sarjan menjadi Sekretaris Badan Pelaksana Penyuluh dan Ketahanan Pangan Madina, Drs Lismulyadi Nasution menjadi Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Madina, Gading Nasution Sekretaris Bappeda Madina, Ir Masdewina Lubis menjadi Sekretaris Dinas Peternakan. wan 

 
< Prev   Next >