|
Bupati Langkat Ngogesa Sitepu: Jangan Permainkan Bantuan Pemerintah Stabat, BATAKPOS Bupati Langkat Ngogesa Sitepu, mengingatkan jajarannya tidak bermain dalam penyaluran segala bentuk bantuan pemerintah baik pusat maupun daerah. Jika terjadi dan terbukti, maka tidak akan ditolerir dan diserahkan kepada aparat berwenang. “Sungguh perilaku nista, jika bantuan untuk masyarakat bawah dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi,” kata Ngogesa. Hal itu diutarakan Buapti Ngogesa di ruang kerjanya, Selasa (26/1) ketika menerima laporan akan disalurkannya pupuk bersubsidi dan beras miskin (raskin) di Kabupaten Langkat minggu depan. Selain itu, dia meminta, instansi terkait saling berkoordinasi guna lebih meningkatkan efektifitas penyaluran, sosialisasi di tingkat masyarakat maupun evaluasi secara berkesinambungan. Semua pihak, diharap berbuat maksimal dan mengawasi terhadap penyaluran bantuan pemerintah dimaksud. Disebutkannya, selain pengusaha, petani merupakan kekuatan Kabupaten Langkat untuk menggerakkan perekonomian dalam peningkatan kesejahteraan. Oleh karenanya Pemkab Langkat berkomitmen, memberikan terbaik bagi kemudahan para petani dan nelayan meningkatkan produktifitasnya. Kabag Perekonomian Pemkab Langkat Basrah Pardomuan didampingi Kepala Bappeda H Ansyarullah, dan Kabag Humas Syahrizal, melaporkan terhitung minggu depan penyaluran pupuk bersubsidi dan raskin dilakukan. Pupuk bersubsidi hanya disalurkan kepada masyarakat petani yang tergabung dalam kelompok, sesuai dengan permintaan tertuang dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK). Untuk itu mengingat keterbatasan pupuk bersubsidi yang tersedia, masyarakat petani diharapkan berkoordinasi dengan petugas pertanian di masing-masing wilayah. Akan halnya penyaluran beras miskin (raskin) sesuai pagu 2010 yang ditetapkan pemerintah, untuk Kabupaten Langkat terjadi penurunan dari 100.102 RTS pada 2009 menjadi 86.012 RTS. Terhadap terjadinya pengurangan ini, diharapkan aparat pemerintahan desa/kelurahan lebih selektif dalam penyalurannya. jie |